Tak dapat PI dari Blok Randugunting, Blora akan dapat PI dari ADK

Foto: Gatot Aribowo

Awan Pradigsa, Direktur Operasional PT Blora Patra Energi.

Jumat, 24 September 2021 13:52 WIB

BLORA (wartaEKBIS)—Tak memiliki peluang mendapatkan participating interest (PI-hak partisipasi) dari Randugunting, Kabupaten Blora akan mendapatkan hak partisipasi dari beroperasinya lapangan minyak Alas Dara Kemuning seluas hampir 2.500 hektar, tepatnya 24,96 kilometer persegi—dikalikan 100 jika dikonversi dalam hektar. Lapangan minyak ini dioperasikan PT Pertamina EP Cepu Alas Dara Kemuning (PEPC ADK), setelah diambil alih PT Pertaminan EP dari PT Geo Cepu Indonesia. Hak partisipasi yang diperoleh Kabupaten Blora sejumlah 10% tersebut akan dibagi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Direktur Operasional PT Blora Patra Energi (BPE) Awan Pradigsa mengatakan, sosialisasi PI ini telah dilakukan PT PEPC ADK pertengahan September 2021.

"Dari pihak ADK sudah melakukan sosialisasi seminggu lalu," kata Awan kepada wartaEKBIS, Jumat, 24 September 2021.

Rencananya PI yang didapat Kabupaten Blora akan dikelola perseroan daerah PT BPE yang merupakan badan usaha milik daerah Kabupaten Blora.

Dikatakan Awan, sosialisasi ini termasuk isi dari Peraturan Menteri ESDM nomor 37 tahun 2016 mengenai ketentuan penawaran participating interest 10 persen di wilayah kerja minyak dan gas bumi.

"Pembagian PI dengan pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengacu pada ketentuan dalam peraturan menteri tersebut," kata Awan seraya berharap agar produksi lapangan ADK bisa secepatnya dilakukan.

Direktur PT. PEPC ADK Deddy Syam saat bertemu dengan Bupati Blora Arief Rohman pada Rabu (8/9/2021) menyampaikan target produksi dari salah satu sumur minyak dan gas yang digarapnya.

"Kami telah melakukan persiapan kegiatan pembangunan fasilitas produksi dan pembukaan sumur ini, sehingga target akhir 2021 bisa beroperasi," katanya.