BPR Blora Targetkan 2 Kantor Kas Baru di Tahun Ini

Foto: wartablora.com

Arief Syamsuhuda, Direktur Utama BPR Blora.

Kamis, 19 Januari 2017 19:06 WIB

BLORA (wartablora.com)—Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Blora menargetkan menambah 2 kantor kas, yakni di Kecamatan Ngawen dan Kecamatan Cepu. Direktur Utama BPR Blora Arief Syamsuhuda berharap target tersebut dapat terpenuhi.

"Kami berharap ijin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat keluar di tahun ini. Harapannya seperti itu. Mudah-mudahan saja bisa keluar," katanya saat ditemui wartablora.com, Rabu (18/1/2017).

Saat ini BPR Blora sebagai perusahaan daerah milik Pemerintah Kabupaten Blora yang bergerak di bidang perbankan baru memiliki 2 kantor kas dan 7 payment point. Kantor kas ada di Pasar Jepon dan di RSUD Dr. Soetijono. Sementara payment point tersebar di berbagai tempat di Kota Blora.

"Harapan kami, karena sebagai BPR-nya orang Blora dengan motto kami sahabat meraih sukses, nantinya di semua kota kecamatan, utamanya kota kecamatan yang telah besar, kami bisa membuat kantor kas di sana," kata Arief.

Dari aset yang telah mencapai Rp36 miliar dari Rp3 miliar di 9 tahun lalu, Arief berharap BPR Blora bisa semakin menjadi BPR-nya orang Blora yang sehat dan terpercaya.

Sehat dan terpercaya ini, Arief menambahkan, salah satunya dengan memberikan nilai kepuasan yang lebih untuk nasabah.

"Kami lebih fokus pada customer service satisfaction. Walau kami tak akan mampu bersaing dengan bank-bank umum yang bunga penjaminan di LPS lebih rendah, tapi setidaknya kami bisa memberikan kenyamanan pada nasabah. Ini yang lebih kita perhatikan," imbunya.

Ditambahkan Arief, dengan pelayanan yang lebih nyaman ini telah mampu menekan angka non performing loan (NPL) dari 2 digit menjadi 1 digit.

"Kita hingga akhir tahun lalu telah berhasil menekan angka NPL dari sekitar 10-11 persen turun jadi sekitaran 7 persen. Tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri jika dibandingkan dengan BPR-BPR lain yang NPLnya masih di atas 7 persen," pungkasnya. (*)